Kaltara Nunukan

DPRD Nunukan Datangi Pupuk Kaltim, Nasib Tambahan 3.584 Ton Belum Pasti

KEBUTIUHAN : Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam (kanan), bersama Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan Ramsah memperjuangkan pemenuhan kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani Nunukan.

NUNUKAN – Kekurangan 3.584 ton pupuk bersubsidi di Kabupaten Nunukan masih menjadi persoalan bagi petani. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan membawa masalah tersebut ke Kantor Pusat PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) untuk mendorong penambahan pasokan.

Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam menyampaikan, kebutuhan pupuk berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan. Dari total kebutuhan 5.841 ton, alokasi yang tersedia baru 2.257 ton.

Kebutuhan tersebut terdiri atas 1.947 ton Urea dan 3.894 ton NPK. Sementara alokasi yang tersedia hanya 882 ton Urea dan 1.375 ton NPK. Dengan demikian, kekurangan Urea mencapai 1.065 ton, sedangkan NPK masih kurang 2.519 ton.

“Kami menyampaikan langsung kebutuhan pupuk Kabupaten Nunukan berdasarkan data dari Dinas Pertanian. Harapannya, kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian dan pemenuhannya dilakukan secara bertahap serta tepat sasaran,” ujar Fajrul, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, komunikasi dengan Pupuk Kaltim diharapkan membuka peluang pemenuhan kebutuhan petani yang belum terakomodasi. DPRD berharap usulan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kemampuan pasokan.

Dipanggil Kejari Nunukan: Muhammad Nasir Diwakili LBH, Rumah Tumbo Datang Sendiri

Selain memperjuangkan penambahan pupuk bersubsidi, Komisi II DPRD Nunukan juga mendorong penguatan akses pupuk nonsubsidi sebagai alternatif bagi petani. Namun, keterjangkauan harga dan ketersediaannya tetap menjadi faktor penting agar alternatif tersebut dapat dimanfaatkan.

“Kami berharap aspirasi dan komunikasi hari ini membawa manfaat bagi petani Nunukan. Perjuangan untuk pemenuhan pupuk subsidi maupun nonsubsidi harus terus dilakukan agar kebutuhan petani dapat direalisasikan secara bertahap dan tepat sasaran,” katanya.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada kepastian mengenai jumlah tambahan pupuk yang akan dipenuhi maupun jadwal realisasinya. DPRD Nunukan berharap komunikasi dengan Pupuk Kaltim dapat menghasilkan tindak lanjut untuk mengurangi kekurangan pasokan pupuk bagi petani. (ryn)

Berita Populer

Berita Hari Ini

× Advertisement
× Advertisement