Kaltara Bulungan Olahraga

Kecewa, Ketua NPCI Bilang Pemkab Bulungan Minim Perhatian

MINIM PERHATIAN : Ketua NPCI Bulungan Martin bersama komunitas penyandang disabilitas Bulungan menyampaikan kekecewaan atas minimnya perhatian dan dukungan terhadap pembinaan olahraga disabilitas.

TANJUNG SELOR — Rasa kecewa tak bisa disembunyikan Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bulungan, Martin terhadap terhadap minimnya koordinasi, perhatian, serta dukungan nyata dari pihak-pihak terkait, termasuk Pemkab Bulungan. Sejak pertama kali memimpin organisasi ini tahun lalu, ungkap Martin, pihaknya kerap menghadapi kendala birokrasi, termasuk tidak adanya panduan yang jelas dalam penyusunan proposal.

“Bahkan, setiap kali mengajukan proposal, respons yang diberikan terkesan lambat dan tidak pasti,” jelas Martin.

Selain persoalan birokrasi, Martin juga menyoroti rendahnya kedisiplinan serta komitmen dari sebagian oknum pengurus dalam menghadiri agenda penting organisasi. Sering kali, jadwal kegiatan yang telah disepakati bersama mengalami perubahan sepihak menjelang acara, yang berujung pada tidak hadirnya pihak-pihak penting tersebut.

Lebih lanjut, Martin menyayangkan kurangnya apresiasi terhadap insan olahraga disabilitas. Ia menilai, NPCI seolah-olah dianaktirikan dan disamakan dengan organisasi non-pemerintah yang kurang terarah. Padahal, atlet-atlet di bawah naungan NPCI telah menorehkan prestasi hingga level paralimpik.

Yang bikin miris, aku Martin, hingga saat ini NPCI Kabupaten Bulungan belum pernah menerima bantuan anggaran operasional dari Pemkab Bulungan sejak pengajuan proposal dilakukan pada periode sebelumnya. Dia pun berharap, kedepan ada evaluasi menyeluruh dalam penyaluran bantuan, kepengurusan dan peningkatan sinergi antar pihak yang berkepentingan.

Dipanggil Kejari Nunukan: Muhammad Nasir Diwakili LBH, Rumah Tumbo Datang Sendiri

“Agar hak-hak atlet serta pembinaan olahraga disabilitas di daerah dapat diperhatikan secara adil dan layak,” pungkasnya. (rk)

Berita Populer

Berita Hari Ini

× Advertisement
× Advertisement